Kesenian Asal Lamongan Patung Mengkok

Kalian yang adalah masyarakat Lamongan pastinya sudah mengetahui kesenian asal Lamongan yang satu ini. Yang mana banyak sudah tidak masyarakat Lamongan saja yang sudah mengetahuinya namun juga seluruh masyarakat Indonesia. Yang akan kita bahas kali ini adalah kesenian yang ada di Lamongan yang banyak mendatangkan kontroversi dibanyak masyarakat tanah air.

Dimana menggunakan dan memilikinya akan berdampak negatif maupun juga berdampak positif. Patung Mengkok ini amat banyak sekali kita jumpai dalam berbagai kesenian yang ada di Lamongan. Dimana setiap kali ada acara kesenian yang ada disana maka patung ini akan selalu muncul dan di setiap acara kebudayaan Lamongan.

Baca artikel lainnya: KESENIAN BERPAKAIAN KIMONO ASAL JEPANG

Singa mengkok atau yang memiliki arti dalam bahasa Indonesia Singa Menunduk ini memperlihatkan singa yang sedang dalam posisi sedang menunduduk. Singo Mengkok yang diambil dari bahasa Jawa ini memiliki pengertian yang sangat dalam. Dari banyak nya kesenian yang ada di Lamongan, Singa Mengkok ini memiliki pengertian yang amat dalam dan bisa dikatakan memiliki simbol yang amat dalam. Dilambangkan sebagai bentuk kespiritualan dari beberapa kepercayaan tertentu dan juga keagamaan.

Arti Dari Kesenian Asal Lamongan

Arti dari kesenian Lamongan yang banyak sekali di ketahui sebagai lambang dari keagamaan ini juga banyak dijadikan simbol untuk mendekatkan diri kepada Tuhan yang maha esa. Patung singa mengkong atau juga yang dikatakan dengan sebutan singa tunduk ini adalah hewan yang dilambangkan sebagai manusia yang sedang tunduk terhadap Allah atau kepada Tuhan yang maha esa.

Kesenian Asal Lamongan Patung Mengkok

Awalnya pengertian tentang hewan yang sedang merunduk ini tidak didapat dari mana-mana. Namun salah satu peneliti kebudayaan asal Lamongan menyebutkan jika dulunya patung ini digunakan oleh masyarakat Lamongan dijaman dulu untuk melakukan penyembahan terhadap para leluhur-leluhur mereka yang sudah lama pergi.

Patung ini juga melambangkan manusia yang sedang melakukan penyembahan terhadap Tuhan yang berkuasa atas segalanya. Hewan Singa dipilih untuk melambangkan manusia juga memiliki artian yang sangat dalam. Dimana seperti yang diketahui juga jika hewan Singa juga bisa melambangkan manusia beserta dengan kelakuan nya yang amat liar. Mulai dari nafsu dan semua kekerasan yang ada di diri sang singa. Dosa yang sama dengan perliaku hewan Singa sangat mencerminkan tingkah laku manusia dalam mayarakat Lamongan, Jawa Timur.

Patung Singa Mengkok

Singa ini banyak sekali mewakili agama khusus nya agama Islam yang juga dianut hampir semua masyarakat Indonesia. Lamongan, Jawa Timur yang juga dikenal sebagai pemegang keagamaan Islam yang cukup kental juga banyak sekali menggunakan patung ini untuk melakukan banyak persembahan untuk pencipta alam semesta. Patung ini akan di sajikan dan hadirkan pada upacara keagamaan dengan berbagai macam rutual keagamaan lainnya.

Patung Singa Mengkok

Dari kabar yang diliput secara resmi juga dalam surat kabar ternama di Indonesia. Mengungkapkan jika ritual keagamaan yang dilakukan ini, senantiasanya dilakukan dengan iringan dakwah yang dilakukan oleh seorang ustad. Alat musik yang dijadikan alat musik untuk mengiringi dakwah sang ustad adalah Gamelan. Gamelan dipilih karena alat musik ini adalah alat musik yang berasal dari Lamongan, Jawa Timur.

Alat musik yang dibarengi dengan penggalan surat dalam al-quran membuat patung ini menjadi semakin berperan dalam ritual keagamaan yang dilakukan. Ada terdapat satu Gamelan yang dulunya digunakan oleh Sunan Drajat yang kini gamelan tersebut telah di abadikan di museum yang ada di Lamongan.